Rabu, 28 November 2012

Resensi Cerpen

Mama,kenapa aku buruk rupa?
1. Judul cerpen : Aku dan Mama
2. Pengarang : Denok kristianti
3. Tahun Terbit : 2003

Cerpen ini merupakan salah satu karya dari pemenang dalam lomba menulis cerita pendek pada tahun 2003. Cerpen karangan Denok Kristianti seorang guru Bahasa indonesia yang menurut saya cerpen terbaik dalam 25 naskah buku itu .

Cerpen ini menceritakan seorang gadis kecil yang berwajah buruk pura, tak sekedar itu fisiknya pun juga buruk. Sampai-sampai satpam dimana ia bersekolah dan teman-temannya mengatakan ia itu anak jin. Dora nama anak itu, kini telah menjadi gadis remaja yang masih buruk rupa. Meski begitu, layaknya seperti gadis remaja ia meraskan cinta yang jatuh pada seorang pria yang satu kelasnya. Suatu ketika Dora memberanikan diri untuk mengatakan seluruh perasaannya pada pria tersebut. Sayang, ketika surat cinta yang diberikan Dora kepada cowok itu berakhir dengan disobek-sobek menjadi serpihan kecil dan langsung dilmpar kepada kepada dora. Dan tanpa memperdulika perasaan dora cowok itu pergi meniggalkannya. dengan hati yang hancur berkeping keping Dora menangis terisak tak tertahan ketika perjalanan pulang menuju rumahnya.Iapun juga bertanya dalam hatinya apakah ia tidak pantas untuk mencintai dan dicintai. Ia juga berfikir kenapa ia harus terlahir kedunia dengan wjah yang buruk dan jika harus terus merasakan penderitaan dan sakit hati saja. Ia juga merasa bahwa tuhan begitu tak adil karena ibunya bisa cantik parasnya sedangkan dia itu anaknya tak seberuntung ibunya yang mempunyai paras yang rupawan. Sampai dirumah Dora yang masih menangis bertemu dengan ibunya. Deketika ia luapkan seluruh pertenyaan yang mendera dalam hatinya. Namun,dengan bijaksana dan penuh sabar menjelaskan suatu rahasia yang telah dipendam dalam hati ibu selama ini. Sekilas cerita tentang cerpen tersebut untuk dapat mengetahui cerita lebih lanjut apakah Dora bukan anak kandung ibunya atau kah ada sesuatu yang lain?

Yang pasti cerita selanjutnya itu sangat menarik. Kalian yang penasaran dengan kelanjutan cerita tersebutt dapat dibaca cerpen tersebut dalam buku Nyanyian terakhir yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional pada tahun 2003 yang pasti ada kok dalam perpustakaan sekolah masing-masing.

Cerita yang menarik dalam cerpen tersebut sudah tidak diragukan lagi, karena merupakan karya dari seorang guru yang mendapat juara dalam lomba menulis cerita pendek pada tahun 2003. Saya sendiri langsung tertarik,membaca cerpen ini karena dari awal perkenalan cerita sudah menarik. Bahasa yang digunakan lugas dan mudah dimengerti.Membaca cerpen ini merupakan suatu yang berharga menurut saya. Dari membaca cerpen tersebut kita dapat mengilhami amanat yang ada dalam cerpen ke dunia nyata. Sebuah amanat yang disampaikan pengarang juga sampai ke pembaca yaitu waktu di akhir cerita ibu Dora berkata Syukuri apa yang telah diberikan Tuhan jembe kita, biarkanlah orang lain dapat menerima dan mencintaimu bukan dari keadaan fisikmu saja tetapi biarlah mereka menyukaimu karena hati yang telah engkau miliki. Itu sangat so sweet bukan. Namun yang disayangkan judul dari cerpen ini kurang menarik. Cerpen juga lebih menarik apabila ada gambar yang mengilustrasikan dari cerita yang ada meski alur ceritanya sudah dapat dipahami.

Cerpen ini tentu sangat menarik bagi saya. Jarang saya temukan cerpen yang mempunyai amanat yang dapat di terima bagi pembaca dengan jelas. Oleh karena itu, sempatlankah membaca cerpen ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar